Y2F.Media — Kegiatan Pondok Ramadan di TPQ Aswaja, Masjid Ahlussunnah Wal Jama’ah, Jalan Kanjuruhan Asri, Tlogomas, Kota Malang, berlangsung dengan penuh keceriaan dan semangat anak-anak TPQ yang mengikuti kegiatan pondok Ramadan. Suasana yang biasanya tenang berubah menjadi hangat, penuh tawa, sekaligus sarat makna.
Kegiatan ini diawali dengan menonton film bernuansa islami. Di tengah layar yang menyala, anak-anak duduk berjejer, menonton film dengan tenang. Mereka terdiam dan larut dalam pesan yang disampaikan. Beberapa anak tampak terdiam, bahkan ada yang terlihat menyeka air mata saat alur cerita film menyentuh hati.
Film tersebut tidak hanya menghibur, melainkan juga menghadirkan pesan mendalam tentang pentingnya berbakti kepada orang tua. Momen itu menjadi pengalaman yang berbeda bagi anak-anak tentunya.
Memasuki dini hari, rasa haru berganti dengan kegiatan sahur bersama yang dimulai. Anak-anak dan mahasiswa KKM berkumpul, menikmati hidangan sederhana sambil berbagi cerita. Suasana kebersamaan terasa begitu kuat, menciptakan ikatan yang hangat di antara kami.
Setelah sahur, anak-anak melaksanakan salat subuh berjamaah. Dalam keheningan pagi, lantunan doa menggema, menghadirkan suasana khusyuk yang menenagkan hati setelah perjalanan emosi yang mereka rasakan sejak malam/
Pagi hari membawa energi baru. Keceriaan kembali terasa saat anak-anak mengikuti senam bersama di halaman masjid. Tawa dan semangat mereka seolah menghapus rasa lelah, dilanjutkan dengan kegiatan jalan sehat yang membuat suasana semakin hidup.
Tidak hanya itu, Pondok Ramadan juga diisi dengan berbagai perlombaan yang menambah antusiasme peserta. Lomba azan menjadi salah satu kegiatan yang menarik perhatian, di mana anak-anak berani tampil dan menunjukkan kemampuan mereka dalam melantunkan panggilan salat. Selain itu, lomba cerdas cermat juga digelar untuk menguji pengetahuan keagamaan anak-anak dengan cara yang seru dan interaktif.
Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok Asta Vidyartha turut mendampingi seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh perhatian. Mereka tidak hanya mengatur jalannya acara, tetapi juga hadir sebagai teman yang berbagi pengalaman bersama anak-anak.
Salah satu ustaz TPQ menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman yang berkesan. “Anak-anak belajar banyak dari apa yang mereka rasakan, bukan hanya dari apa yang mereka dengar. Itu yang membuat kegiatan ini lebih bermakna,” ujarnya.
Menjelang siang, anak-anak mulai kembali ke rumah masing-masing. Meski kegiatan telah usai, pengalaman yang mereka rasakan—dari haru, kebersamaan, hingga keceriaan—akan menjadi kenangan yang sulit dilupakan.
Melalui Pondok Ramadan ini, anak-anak tidak hanya belajar tentang ibadah, tetapi juga tentang empati, kebersamaan, dan nilai-nilai kehidupan yang tertanam melalui pengalaman langsung.
Penulis: Humas Asta Vidyartha








