BeritaBisnis

Keluar dari “Jomblo Digital”: Dinas Koperasi & UKM Bekasi Bersama Dokterbisniskamu Geber Transformasi Kemitraan UMKM

Y2F.Media , BEKASI — Di era digital yang bergerak secepat kilat, memiliki produk bagus dan etalase rapi saja ternyata belum cukup. Banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang mendadak merasa seperti “jomblo digital”—punya produk berkualitas tinggi, tetapi kesulitan menarik perhatian calon mitra strategis karena salah langkah di kanal digital.

Menjawab kegelisahan tersebut, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi baru-baru ini menggelar program pelatihan intensif bertajuk Pelatihan Digital Partnership. Acara ini menghadirkan praktisi bisnis dan Go-To-Market (GTM) Strategist, Faiz Naufal (@dokterbisniskamu), untuk membedah tuntas formula jitu membangun jejaring kemitraan berbasis digital yang berkelanjutan.

Mengubah Tantangan “Jomblo Digital” Menjadi Peluang Emas

Dalam paparannya, Naufal menyoroti fenomena klasik yang sering menjebak para pelaku usaha lokal. Banyak pelaku UMKM mengira bahwa kehadiran digital cukup diwakili dengan mengunggah foto produk secara acak di media sosial. Padahal, mitra bisnis maupun korporasi besar tidak sekadar mencari produk, melainkan mencari kepastian dan kepercayaan (trust) bahwa rantai pasok dan operasional bisnis tersebut stabil.

“Mitra tidak sekadar membeli produkmu. Mitra membeli kepastian bahwa mereka bisa menilainya lagi,” tegas Naufal di hadapan puluhan peserta yang hadir dengan antusias tinggi.

Pelatihan yang dikemas interaktif ini dibagi ke dalam beberapa modul strategis, mulai dari pemahaman konsep digital partnership, cara mengoptimalkan aset digital perusahaan (seperti profil usaha, Google Maps, hingga integrasi tautan otomatis), hingga cara merancang strategi proaktif dan pasif dalam menarik minat investor serta mitra strategis.

Sinergi Nyata untuk UMKM Naik Kelas

Suasana pelatihan semakin cair ketika sesi diskusi dibuka. Para pelaku UMKM di Kabupaten Bekasi secara terbuka berkonsultasi mengenai hambatan operasional dan stagnasi omzet yang mereka hadapi. Di sinilah pendekatan khas dokterbisniskamu hadir—berperan layaknya “dokter” yang mendiagnosis penyakit bisnis secara spesifik sekaligus meresepkan solusi praktis yang bisa langsung dieksekusi.

Bagi para pelaku UMKM, kehadiran program seperti ini memberikan angin segar. Antusiasme peserta terlihat jelas dari keaktifan mereka mencatat modul materi hingga sesi tanya jawab interaktif yang membahas tuntas anatomi masalah bisnis dari hulu ke hilir.

Menuju Ekosistem Bisnis yang Sehat dan Tangguh

Langkah kolaboratif antara Dinas Koperasi & UKM Kabupaten Bekasi dan praktisi digital ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendorong UMKM lokal bertransformasi secara digital. Dengan fondasi digital partnership yang kokoh, diharapkan para pelaku usaha di Bekasi tidak lagi menjadi “jomblo digital”, melainkan pemain utama yang siap dilirik dan diajak bekerja sama oleh mitra berskala lebih besar.

Bagi pelaku usaha yang ingin mendiagnosis kondisi bisnisnya atau mencari solusi terbaik atas permasalahan operasional dan ekspansi kanal digital, Anda dapat memantau langsung pembaruan inspiratif melalui akun Instagram resmi @dokterbisniskamu.

Kontributor: Redaksi Y2F Media


>> Gabung di Channel WhatsApp 👉 Y2F Media <<
Shares:
Show Comments (0)
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eleven − five =