BeritaBisnis

Sibuk Bukan Berarti Sehat: Pesan dari JLC Member Gathering JNE di Cikarang

Y2F.Media, Rabu, 30 September 2026 – Order ramai, chat pelanggan terus berdatangan, paket keluar setiap hari. Dari luar, bisnis terlihat hidup. Tapi apakah bisnis itu benar-benar sehat, atau hanya terlihat sibuk? Pertanyaan itulah yang mewarnai JLC Member Gathering 2026 di Cikarang. Digelar JNE pada Kamis, 10 September 2026 di Artotel Living World Grand Wisata dengan tema Connect, Collaborate, Grow, Cikarang menjadi kota ketujuh dalam roadshow nasional ini, menyusul Bandung, Tangerang, Karawang, Bekasi, Depok, dan Medan. Rangkaian berikutnya dijadwalkan singgah di Kendari, Purwakarta, Jakarta, Surabaya, dan Semarang.

Ruang Apresiasi dan Jejaring

Gathering ini merupakan bentuk terima kasih JNE kepada para member yang setia menggunakan layanannya, sekaligus ruang bagi pelaku usaha untuk bertukar pengalaman dan memperluas relasi bisnis. Sesi pertama diisi Dodik Wiranto, Customer Loyalty Section Head Dept JNE, yang memaparkan inovasi layanan terbaru untuk membantu operasional bisnis lebih efisien di era digital.

Diagnosis Dulu, Baru Gas

Sesi berikutnya dibawakan Faiz Naufal, Co-Founder Exporindo sekaligus Business Director Kanca, yang berbagi strategi mengembangkan usaha, membaca peluang, dan membangun channel penjualan. Dikenal sebagai Dokter Spesialis Bisnis Kamu, Faiz mengajak peserta memeriksa “tanda vital” bisnis mereka sendiri.

Menurutnya, omzet besar belum tentu tanda bisnis sehat. Yang perlu dicek justru kemampuan menghitung margin, menetapkan target yang terukur, membangun database pelanggan, dan memastikan setiap aktivitas marketing benar-benar berdampak.

“Sibuk itu gejala, bukan diagnosis. Kalau fondasinya sudah sehat, baru bisnis punya pijakan buat naik kelas,” kata Faiz.

Pembahasan dibawa dekat dengan keseharian peserta, mulai dari volume order, ongkir, hingga COD. Banyak yang baru sadar bagian mana dari bisnisnya yang selama ini lemah, tapi tertutup kesibukan.

Lebih dari Sekadar Poin

Kepala Cabang JNE Cikarang, Amri Faizal Subiyanto, mengapresiasi antusiasme peserta dan berharap kegiatan ini mempererat kolaborasi di tingkat lokal. Acara ditutup dengan doorprize dan makan siang bersama yang membuat suasana makin cair.

Dodik menegaskan bahwa JLC tidak hanya soal mengumpulkan poin, tetapi juga mendorong member tumbuh lewat apresiasi dan peluang kolaborasi. Senada, SVP Marketing Group Head JNE, Eri Palgunadi, menyebut program ini sebagai cara JNE membangun komunitas yang solid dan menjadi tempat belajar bersama bagi para brand owner.

Sejak diluncurkan pada 2009, JNE Loyalty Card kini memiliki lebih dari satu juta member aktif, dengan poin yang bisa ditukar menjadi gadget, voucher, tiket nonton, perlengkapan rumah tangga, hingga donasi.

Buat para pelaku usaha, pesannya jelas: sebelum menambah iklan, promo, atau stok, cek dulu kesehatan bisnis sendiri. Masih ragu bisnismu sehat atau cuma sibuk? Yuk cari Aha Moment-mu sambil ngopi bareng. DM aja.

Source: “Radarbekasi.id“


>> Gabung di Channel WhatsApp 👉 Y2F Media <<
Shares:
Show Comments (0)
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × two =