Komunitas

Buku Manajemen Sanggar Berbasis Budaya di Papua Resmi Diluncurkan, Mengungkap Kehidupan Sanggar Seni di Tanah Papua

Y2F. Media — Sebuah buku yang berjudul “Manajemen Sanggar Berbasis Budaya di Papua: Konsep, Praktik, dan Kolaborasi Komunitas” telah diterbitkan oleh Penerbit Widina Media Utama pada September 2025 di Papua (29/01/26).

Buku ini merupakan hasil karya Muhammad Ilham Mustain Murda dan Ferderika Rumkorem, yang berangkat dari pengalaman panjang terlibat langsung di komunitas seni Papua.

Salah satu penulis, Muhammad Ilham Mustain Murda mengungkapkan bahwa buku ini bercerita tentang kehidupan sanggar-sanggar seni di Papua, bagaimana mereka dikelola, bagaimana mereka bertahan, dan bagaimana mereka menjadi ruang belajar yang hidup bagi generasi muda.


Di dalamnya, pembaca diajak masuk ke kampung-kampung, menyaksikan latihan tari di sore hari, mendengar denting tifa, melihat mama-mama menjahit kostum dari kain seadanya, dan merasakan kehangatan relasi sosial yang menghidupkan sanggar.

“Manajemen sanggar di Papua tidak bertumpu pada sistem formal semata, melainkan berjalan melalui gotong royong, musyawarah adat, rasa saling percaya, penghormatan pada tetua, dan ikatan spiritual dengan alam serta leluhur,” kata Pria yang Akrab disapa Iam.

Pria yang juga Founder Indonesian Art Movement (IAM) berharap bahwa buku ini dapat menjadi inspirasi bagi komunitas seni lainnya untuk mengembangkan potensi lokal dan melestarikan budaya.

“Tujuan buku ini untuk mendokumentasikan praktik manajemen sanggar berbasis adat di Papua, memberi pengakuan akademik bahwa cara-cara lokal dalam mengelola seni dan budaya adalah sistem pengetahuan yang sah, bernilai, dan layak dipelajari, serta menjadi referensi bagi mahasiswa, akademisi, praktisi seni, dan pemerintah,” jelas pria yang juga Direktur Festival dan Aktivasi Indonesia Creative Cities Network (ICCN).


Buku ini dapat diperoleh melalui website resmi Penerbit Widina Media Utama, Repository digital, serta jaringan akademik, komunitas seni, dan berbagai kegiatan literasi budaya di Papua.

Selain itu, buku ini juga akan dipromosikan melalui berbagai acara budaya dan literasi di Papua dan Indonesia.Dengan diterbitkannya buku ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan apresiasi masyarakat terhadap kekayaan budaya Papua dan pentingnya melestarikan tradisi dan adat istiadat.

TENTANG ICCN
Indonesia Creative Cities Network (ICCN) merupakan simpul organisasi jejaring lintas komunitas yang menghubungkan kabupaten dan kota kreatif di seluruh Indonesia. ICCN berkomitmen memajukan pembangunan kota kreatif melalui penerapan 10 Prinsip Kota Kreatif, guna mendorong transformasi pembangunan nasional yang inklusif, berkelanjutan, serta berbasis pada kekuatan ide, budaya, dan kolaborasi.


>> Gabung di Channel WhatsApp 👉 Y2F Media <<
Shares:
Show Comments (0)
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 + 1 =