Pendidikan

Inovasi Pendidikan Kemendikdasmen: Terapkan Pembelajaran Berjenjang di Daerah Bencana

Y2F.Media — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kembali menunjukkan respons cepat dan strategis dalam menghadapi tantangan pascabencana. Hari ini, Kemendikdasmen mengumumkan penerapan model Pembelajaran Berjenjang yang dirancang khusus untuk memastikan proses pendidikan tetap berjalan di wilayah-wilayah yang terdampak bencana alam.

Model Pembelajaran Berjenjang ini lahir dari kebutuhan mendesak untuk menjaga kesinambungan edukasi bagi siswa yang kehilangan fasilitas sekolah dan menghadapi trauma pascabencana. Berbeda dengan metode konvensional, model ini berfokus pada pendekatan yang fleksibel dan berjenjang sesuai dengan kondisi psikologis dan ketersediaan sumber daya di lokasi bencana.

Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikdasmen, Budi Wardhana, menjelaskan bahwa pendekatan ini memungkinkan sekolah untuk secara bertahap menyesuaikan kurikulum. Prioritas utama adalah pemulihan psikososial siswa, diikuti dengan materi dasar, sebelum kembali ke kurikulum normal setelah kondisi stabil. Ini adalah langkah humanis yang menempatkan kesehatan mental dan emosional siswa sebagai fondasi utama pendidikan.

Penerapan Pembelajaran Berjenjang menuntut kolaborasi erat antara guru, relawan, dan pemerintah daerah. Guru di daerah bencana akan dibekali pelatihan khusus untuk mengadaptasi materi ajar agar relevan dengan kondisi darurat. Selain itu, pemanfaatan ruang-ruang darurat—seperti tenda atau bangunan sementara—menjadi bagian dari adaptasi fisik.

Inisiatif ini membuktikan bahwa Kemendikdasmen bergerak aktif mencari solusi inovatif. Model ini menjadi jawaban atas tantangan klasik pascabencana, di mana pendidikan seringkali terhenti total. Dengan Pembelajaran Berjenjang, siswa di daerah bencana tidak akan lagi mengalami kekosongan waktu belajar yang panjang.


>> Gabung di Channel WhatsApp 👉 Y2F Media <<
Shares:
Show Comments (0)
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × one =