Y2F. Media — Keceriaan memenuhi Pendopo Muja Muju, Yogyakarta, pada Sabtu pagi, 31 Januari 2026. Tawa anak-anak, obrolan hangat orang tua, serta semangat para relawan berpadu dalam satu ruang kebersamaan melalui kegiatan Main Bareng Lareplay #4:Anak Sayang Satwa.
Sebanyak 76 anak turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, didampingi oleh orang tua dan fasilitator. Antusiasme peserta sudah terasa sejak pagi hari, ketika anak-anak mulai berdatangan dan berkumpul di pendopo dengan penuh rasa ingin tahu terhadaprangkaian aktivitas yang akan mereka ikuti.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Bapak Dwi Wahyudi Hamzah, S.T. selaku Lurah Kelurahan Muja Muju, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan edukatif berbasis komunitas ini. Beliau menekankanpentingnya menghadirkan ruang belajar alternatif di lingkungan masyarakat, khususnya yang mampu menanamkan kepedulian terhadap alam sejak usia dini.
Rangkaian kegiatan kemudian dimulai dengan sesi utama berupa Jelajah Kampung. Dalam sesi ini, anak-anak dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil dan didampingi fasilitator untuk mengunjungi pos-pos edukasi satwa yang telah disiapkan.

Di setiap pos, peserta dikenalkan pada berbagai jenis satwa, mulai dari karakteristik, habitat, hingga cara memperlakukan hewandengan aman dan penuh empati. Anak-anak belajar bahwa satwa bukan untuk ditakuti atau diperlakukan sembarangan, melainkan dipahami dan dijaga keberadaannya.
Dalam sesi ini, anak-anak juga berkesempatan mengenal beragam jenis satwa secara langsung, mulai dari kelompok serangga hingga reptil, seperti ular, kura-kura, dan kadal. Pengenalan dilakukan secara edukatif oleh para fasilitator, sehingga anak dapatmemahami keunikan masing-masing satwa sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu dan kepedulian terhadap kehidupan mereka.
Sepanjang perjalanan jelajah, peserta juga mendapatkan edukasi lingkungan, termasuk pengenalan tumbuhan dan ekosistemsekitar. Pendekatan belajar langsung di ruang terbuka ini membuat anak-anak lebih mudah memahami materi, karena mereka melihat dan merasakan sendiri konteksnya.
Antusiasme terlihat jelas. Banyak anak aktif bertanya, memperhatikan dengan saksama, bahkan berbagi cerita tentang pengalaman mereka bertemu hewan di rumah atau sekolah.

Setelah sesi jelajah selesai, seluruh peserta kembali berkumpul di pendopo untuk mengikuti sesi dongeng interaktif bersama Kak Lita. Melalui cerita yang hangat dan komunikatif, Kak Lita mengajak anak-anak menyelami kisah tentang persahabatan manusia dan satwa, pentingnya menjaga alam, serta nilai empati terhadap makhluk hidup.
Suasana dongeng berlangsung hidup. Tawa, ekspresi penasaran, dan respons spontan anak-anak menjadi penutup manis setelah sesi eksplorasi lapangan.
Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi multi pihak yang memiliki visi serupa dalam mendukung pendidikan anak dan kepedulian lingkungan. Lareplay berkolaborasi bersama:
- Sekolah Komunitas Gajah Wong, yang turut mengajak anak-anak komunitas untuk berpartisipasi
- Konklusi, sebagai mitra edukasi pengenalan satwa
- KSH Biologi UGM dan KSE Biologi UGM, yang mendukung dari sisi edukator dan materi pembelajaran
- Serta Kak Lita sebagai pendongeng anak
Semangat gotong royong ini memperlihatkan bahwa ruang belajar anak dapat tercipta ketika komunitas, akademisi, dan relawan bergerak bersama.
Selain kolaborator, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai sponsor dan mitra, yaitu Jieun Lab, Moon Artstudio, Y2F Media, Ayam Penyet Yang, Lare Story, Cleo, Kelana Kids, dan StudioRenang.com.

Dukungan tersebut memungkinkan kegiatan berjalan dengan fasilitas yang lebih optimal, mulai dari kebutuhan operasional, konsumsi, hingga publikasi.
Di penghujung acara, suasana kembali menghangat saat sesi interaksi dan pembagian doorprize. Anak-anak yang berani maju untuk menjawab pertanyaan seputar satwa dan dongeng mendapatkan hadiah apresiasi, menambah kesan menyenangkan dari keseluruhan pengalaman hari itu.
Bagi Lareplay, kegiatan ini bukan sekadar acara satu hari. Lebih dari itu, ini adalah bagian dari komitmen berkelanjutan untuk menghadirkan ruang bermain yang aman, edukatif, dan kolaboratif bagi anak.
Semangat dasar Lareplay adalah menyediakan ruang-ruang bermain yang bermakna, ruang di mana anak bisa belajar daripengalaman, berinteraksi dengan lingkungan, serta menumbuhkan rasa empati sosial dan ekologis sejak dini.
Melalui Main Bareng Lareplay #4: Anak Sayang Satwa, diharapkan anak-anak tidak hanya membawa pulang kenangan menyenangkan, tetapi juga membawa pulang kesadaran baru, bahwa alam dan satwa adalah teman yang perlu dijaga bersama.
Lareplay akan terus melanjutkan kegiatan serupa secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen dalam menghadirkan ruang bermain dan belajar yang bermakna bagi anak. Ke depan, Lareplay juga akan terus membuka kesempatan kolaborasi seluas-luasnya bagi berbagai pihak yang ingin terlibat dan bertumbuh bersama.








