Y2F.Media — Aplikasi pesan instan raksasa, WhatsApp, membuat gebrakan unik dengan menggelar acara Pasar Jajan Pop-Up yang berfokus memamerkan dan mempromosikan kuliner dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Acara yang berlangsung meriah ini menjadi bukti nyata bahwa teknologi dan platform digital kini semakin intens merangkul ekonomi kerakyatan.
Digelar di lokasi strategis di Jakarta, Pasar Jajan Pop-Up ini menampilkan puluhan UMKM kuliner pilihan yang selama ini aktif menggunakan fitur-fitur WhatsApp Business untuk bertransaksi dan berinteraksi dengan pelanggan. Konsep ini secara langsung menjembatani dunia digital dan pengalaman belanja fisik.
Inisiatif ini bukan sekadar pameran, tetapi juga laboratorium hidup yang memperlihatkan bagaimana platform digital, seperti WhatsApp, telah menjadi tulang punggung bagi kelangsungan bisnis UMKM, terutama di sektor makanan dan minuman. Para pengunjung terlihat antusias mencoba berbagai jajanan, mulai dari makanan tradisional hingga camilan modern, yang semuanya dikelola oleh wirausahawan lokal.
Selain berbelanja, acara ini juga menyediakan sesi edukasi singkat bagi para pelaku UMKM. WhatsApp memanfaatkan momen ini untuk menunjukkan fitur-fitur terbaru mereka yang dapat membantu UMKM mengelola pesanan, katalog produk, dan komunikasi pelanggan secara lebih efisien.
Perwakilan WhatsApp yang hadir di lokasi menegaskan bahwa dukungan ini adalah bagian dari komitmen berkelanjutan mereka untuk memberdayakan jutaan UMKM di Indonesia. Pasar Jajan Pop-Up ini berhasil membuktikan bahwa kolaborasi antara teknologi global dan UMKM lokal dapat menciptakan win-win solution yang menguntungkan semua pihak, sekaligus memanjakan lidah warga Jakarta.








