Y2F. Media — Korong Kasai, sebuah pemukiman di Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, telah lama dikenal sebagai kawasan yang rawan banjir. Namun, di tengah genangan air yang sering melanda, warga Korong Kasai tidak menyerah. Mereka telah berdamai dengan kondisi lingkungan dan terus berkreativitas untuk menjadikan lingkungannya nyaman dan produktif.
Komunitas Seni Nan Tumpah, yang dipimpin oleh Mahatma Muhammad, telah menjadi bagian dari kehidupan warga Korong Kasai. Mereka mengadakan kegiatan seni dan budaya, seperti pameran, pertunjukan tari, teater, dan randai, yang diikuti oleh anak-anak hingga orang dewasa.

“Korong Kasai bukan hanya tentang banjir, tapi juga tentang bagaimana kita berdamai dengan lingkungan dan terus berkarya,” kata Mahatma Muhammad, Founder Nan Tumpah dan Kurator Pameran Korong Kasai Creative Hub.
Saat ini, Korong Kasai sedang menggelar Pameran Silotigo dan gelar karya Kelana Akhir Pekan bertajuk “Rukun Paksa/Berakit-rakit ke Hulu, Tinggal di Genangan” dan “Zona Aman Seni” pada 7-14 Februari 2026. Pameran ini menampilkan karya-karya seni yang terinspirasi dari pengalaman hidup warga Korong Kasai dan bagaimana mereka berdamai dengan banjir.

“Kami ingin menunjukkan bahwa genangan tidak hanya menyisakan lumpur, tapi juga cerita, imajinasi, dan daya tahan yang dibagikan,” tambah Mahatma Muhammad.
Pameran ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lain untuk terus berkarya dan berkreativitas, meskipun di tengah kesulitan.








