Berita

Ketahanan Pangan Lokal, Achmad Reza Arbain Dampingi Sudin KPKP Tinjau Budidaya Hidroponik Cempaka Putih Timur

y2fmedia — Upaya penguatan ketahanan pangan berbasis komunitas terus diperkuat di wilayah Jakarta Pusat. Pada Jumat (8/5/2026), Achmad Reza Arbain, S.Sos, mendampingi jajaran Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Pusat serta Kepala Seksi Pemerintahan (Kasiepem) Kelurahan Cempaka Putih Timur melakukan peninjauan langsung ke lokasi budidaya hidroponik di lingkungan RT 004/03.

Fokus peninjauan kali ini adalah tanaman Pakcoy hidroponik yang dikelola secara mandiri oleh warga setempat. Keberadaan kebun hidroponik ini memiliki peran strategis karena saat ini telah menjadi salah satu pemasok utama kebutuhan sayuran untuk dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di kawasan Cempaka Putih Timur.

Sinergi Karyawan BUMD dan Lingkungan

Sosok Achmad Reza Arbain, S.Sos, menjadi sorotan karena dedikasinya yang tinggi. Meski tercatat aktif sebagai karyawan di PT Jakarta Tourisindo (JXB), salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, beliau tetap meluangkan waktu dan tenaga untuk aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan di lingkungan Kelurahan Cempaka Putih Timur.

“Kolaborasi antara instansi pemerintah seperti Sudin KPKP dengan partisipasi aktif tokoh masyarakat sangat penting untuk memastikan keberlanjutan program pangan lokal seperti ini,” ujar salah satu perwakilan dari kelurahan di sela-sela peninjauan.

Dukungan untuk Program MBG

Integrasi antara hasil panen warga dengan dapur MBG dinilai sebagai langkah cerdas. Selain memastikan pasokan sayuran yang segar dan berkualitas tinggi, skema ini juga membantu perputaran ekonomi lokal di tingkat RT/RW. Pakcoy yang dihasilkan dari sistem hidroponik di RT 004/03 ini dikenal lebih bersih dan bebas pestisida, sehingga sangat layak untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat.

Peninjauan ini diharapkan dapat memotivasi wilayah lain di Cempaka Putih Timur untuk mengembangkan inovasi serupa, guna menciptakan kemandirian pangan di tengah keterbatasan lahan perkotaan.


>> Gabung di Channel WhatsApp 👉 Y2F Media <<
Shares:
Show Comments (0)
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × 4 =