Y2F.Media — Hari ini, suara rakyat bergema di gedung DPR! Masyarakat sipil secara resmi menyerahkan surat tuntutan 17+8, sebuah daftar yang bukan hanya berisi poin-poin administratif, melainkan seruan mendesak untuk mengembalikan martabat dan keadilan. Tuntutan ini menjadi tolok ukur keseriusan pemerintah, dengan tenggat waktu 5 September sebagai batas untuk menunjukkan progres nyata. Jika tidak ada tanggapan serius, rakyat akan menentukan langkah selanjutnya. Ini adalah momentum penting untuk mengawal janji-janji sampai tuntas, memastikan bahwa suara rakyat benar-benar didengar.
Mengawal Demokrasi: Tuntutan 17+8 dari Rakyat untuk Keadilan dan Perubahan
Berita Terkait
Y2F.Media -- Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat, 14 Maret 2025. Dalam pertemuan tersebut, Abdul Kadir Karding
Y2F.Media -- Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, ke Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 18 Maret 2025. Dalam pertemuan tersebut, Airlangga melaporkan perkembangan terkini terkait kondisi
Y2F.Media -- Tim Garuda tak mampu membendung dominasi Arab Saudi yang tampil menekan sejak awal pertandingan. Kekalahan ini menjadi catatan penting yang menuntut evaluasi menyeluruh.
Y2F.Media -- Mengenal sosok inspiratif Serka Saifuddin Mega, seorang anggota TNI yang tak hanya berpegang teguh pada tugas negara, tapi juga menjadi pelopor perubahan di sekitarnya. Dengan visi yang luar
Y2F.Media -- Sulit membedakan foto asli dengan gambar buatan AI yang super realistis? Jangan khawatir, karena kecerdasan buatan juga bisa dideteksi! Simak video ini untuk mengetahui tools rahasia apa saja
Show Comments (0)
Leave a Reply Cancel reply







