Berita

Rudi Tirtayana Tinjau Langsung Produksi Briket dan Peternakan Ayam Petelur YDML di Merauke

Y2F. Media — Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Provinsi Papua Selatan, Rudi Tirtayana, melakukan inspeksi mendadak ke lokasi produksi briket tempurung kelapa dan peternakan ayam petelur yang dikelola oleh Yayasan Dahetok Milah Lestari (YDML) di Merauke, tepat pada Senin (27/4/2026) pukul 09.00 WIT.

Kunjungan kerja ini bertujuan untuk memastikan secara langsung kesiapan dan keberlanjutan program pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat adat di wilayah selatan Papua. Rudi Tirtayana disambut langsung oleh Pendeta Andre Serhalawan dan Pendeta Osin Monika Pakey selaku penggagas sekaligus pendamping lapangan YDML.

Dalam diskusi singkat namun mendalam, Rudi Tirtayana mendengar paparan bahwa YDML saat ini membina sekitar 20 kelompok masyarakat adat yang tersebar di sejumlah distrik. Kelompok-kelompok tersebut memproduksi berbagai komoditas unggulan seperti rajutan, minyak sereh wangi, kacang mete di Kampung Soa, VCO di Onggaya dan Okaba, ayam petelur di Distrik Kaptel, Okaba, Bade, dan Muting, serta abon ikan dan teh sarang semut di Kampung Tanas.

“YDML tidak hanya memberikan bantuan, tetapi pendampingan dan mentoring secara aktif. Tujuannya jelas: memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat adat,” tegas Pdt. Andre Serhalawan di hadapan Rudi Tirtayana.

Rudi Tirtayana memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif YDML dan dukungan dari Badan Pengembangan Ekonomi GPI Papua. Namun, perhatian paling serius dari anggota DPD tersebut tertuju pada produksi briket tempurung kelapa.

Menurut Rudi, briket tempurung kelapa merupakan solusi konkret mengantisipasi potensi krisis energi di Papua Selatan. Ia menyebut produk ini sebagai biomassa yang mengandung green energy dan sejalan dengan gerakan climate action.

“Ini briket sangat bagus sebab merupakan bio-massa yang mengandung green energi, dan bisa masuk dalam gerakan climate action. Tetapi yang lebih penting, apabila terjadi kelangkaan minyak tanah, maka solusi paling ampuh adalah dengan menggunakan briket ini,” ujar Rudi Tirtayana dengan tegas.

Rudi menekankan bahwa produksi briket tidak boleh berjalan setengah-setengah. Ia mendesak YDML untuk konsisten dan meningkatkan kapasitas produksi secara berkelanjutan.

“Saya akan menyampaikan langsung temuan dan potensi ini kepada Gubernur Papua Selatan dan Bupati Merauke. Inisiatif hijau seperti ini harus terus digalakkan dan dijadikan sebagai alternatif energi utama di Papua Selatan,” tutupnya.

Kunjungan ini berlangsung selama dua jam dan diakhiri dengan peninjauan langsung ke unit produksi briket serta kandang ayam petelur milik kelompok binaan YDML. Tidak ada sambutan meriah atau seremoni berkepanjangan hanya kerja lapangan yang lugas dan target hasil yang jelas.


>> Gabung di Channel WhatsApp 👉 Y2F Media <<
Shares:
Show Comments (0)
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × four =