Berita

Saturday Fun Barista dan Latte Art Class, Bikin Kopi a’la Barista

JAKARTA, y2f.media – Industri kopi di Indonesia tidak lagi sekadar tentang komoditas, melainkan telah berevolusi menjadi gaya hidup dan peluang bisnis yang menjanjikan. Membaca tren ini, Alayya’s Community—komunitas pencinta bunga dan pegiat gastronomi—kembali menghadirkan wadah kreatif yang memadukan konsep rekreasi (healing) dengan peningkatan keahlian (upskilling) melalui acara “Saturday Fun Barista dan Latte Art Class”.

Ditemui di sela-sela acara Sriwedari Fest di Living World Denpasar, Bali, Founder Alayya’s Community, Rini A. Djaffar, menceritakan visi di balik program-program komunitasnya. Selama ini, Alayya’s Community aktif mengadakan kegiatan positif lintas generasi di Bali dan Jakarta, mulai dari kelas merangkai bunga (flower arrangement), perfume class, hingga Fun Barista.

“Nge-chill sambil belajar bikin kopi itu santai dan seru,” ujar Rini, merepresentasikan semangat Gen Z yang gemar mencari aktivitas healing namun tetap produktif.

Ekspansi dari Bali ke Jantung Kota Jakarta

Setelah sukses mengadakan kegiatan reguler berkolaborasi dengan Swiss-Belhotel Rainforest Sunset Road Kuta, Bali, kini Alayya’s Community membawa keseruan tersebut ke Ibu Kota.

Pada hari Sabtu, 19 September 2026, Alayya’s Community akan berkolaborasi dengan Kopi Se-Indonesia yang berlokasi di Jl. Teuku Cik Ditiro No. 51, Menteng, Jakarta Pusat, untuk menyelenggarakan kelas barista khusus pemula.

Sasaran pesertanya sangat luas, mencakup semua kalangan dan lintas generasi—baik wisatawan yang sedang mencari pengalaman baru maupun masyarakat lokal yang memiliki passion di bidang Food & Beverage (F&B).

Lebih dari Sekadar Hobi: Menangkap Peluang Bisnis Gerai Kopi

Dari kacamata bisnis, perkembangan industri kopi yang pesat membuka peluang usaha yang lebar. Mengikuti kelas seperti ini adalah langkah validasi awal (market entry) yang cerdas bagi siapa saja yang berniat membuka bisnis coffee shop atau kafe.

Kelas berbayar ini dirancang sangat komprehensif dan bebas ribet (hassle-free). Rini menjelaskan bahwa investasi yang dikeluarkan peserta sudah mencakup:

  • Materi fundamental dan praktik langsung (hands-on).

  • Merchandise berupa apron eksklusif.

  • Menu makan siang (fasilitas ini disiapkan secara khusus untuk mencegah peserta—terutama yang belum terbiasa minum kopi—mengalami masalah asam lambung saat mencicipi hasil racikan kopinya).

“Tidak ada salahnya mencoba hal baru untuk menambah wawasan. Jika ke depannya ingin menjadi expert di dunia perkopian dan menjadi barista andal, pastinya butuh waktu dan jam terbang. Atau bisa juga melanjutkannya secara serius ke akademi atau sekolah-sekolah kopi, baik di dalam maupun luar negeri,” tambah Rini. Di kelas ini, peserta juga akan diajak menyelami sejarah kopi, budidaya, hingga variasi resep racikan lokal dan internasional.

Inovasi Gastronomi: Menikmati Sensasi ‘Bajigur Latte’

Salah satu poin menarik dari pendekatan gastronomi Alayya’s Community adalah inovasi menu. Sambil menutup obrolan, Rini menyuguhkan sebuah racikan unik bernama Bajigur Latte.

“Ini minuman asli khas Jawa Barat dan Betawi yang diracik kekinian. Bisa disajikan panas atau dingin,” cerita Rini antusias.

Menu inovatif ini merupakan perpaduan antara kopi espresso, santan creamy, gula aren, sentuhan sirup daun pandan, serta aroma rempah dari kayu manis dan kapulaga. Di daerah lain, profil rasa ini mungkin mengingatkan kita pada minuman Sareba khas Sulawesi Selatan. Eksperimen menu seperti ini menjadi bukti bahwa kreativitas adalah kunci utama agar sebuah bisnis kopi bisa stand out di tengah persaingan pasar (competitive advantage).


>> Gabung di Channel WhatsApp 👉 Y2F Media <<
Shares:
Show Comments (0)
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fifteen + twenty =