BEKASI — Sektor ekonomi kreatif di Kota Bekasi kembali menunjukkan taji dan geliat progresifnya. Dalam rangka menyambut Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Ekrafnas), Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bekasi tancap gas mematangkan persiapan program Pengembangan Kapasitas Pelaku Ekonomi Kreatif, khususnya pada sektor fotografi.
Rapat Persiapan Kegiatan Pelatihan BNSP Fotografi ini diselenggarakan pada Rabu, 30 September 2026, bertempat di Ruang Rapat Disparbud Lantai 7. Agenda strategis ini melibatkan koordinasi lintas sektor yang solid dan dihadiri langsung oleh para pemangku kepentingan kunci, termasuk David Saragih, aktor Indonesia yang hadir secara resmi mewakili Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS Bekasi). Kehadirannya memberikan bobot dan energi tersendiri dalam upaya standardisasi pelaku industri kreatif lokal.
Rapat penting ini dipimpin oleh Sekretaris Disparbud Kota Bekasi, Gutus Hermawan Eka Permana, S.IP., serta turut dihadiri oleh perwakilan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Asosiasi Kreator Foto Video Indonesia (AKFID), Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Fotografi, dan delegasi dari seluruh kecamatan se-Kota Bekasi.
Target Jelas: Legalitas Profesi & Daya Saing Global
Program sertifikasi uji kompetensi dan pelatihan fotografi ini dijadwalkan akan resmi digelar pada Oktober 2026 mendatang. Tujuannya sangat esensial: mendongkrak daya saing sekaligus memberikan legalitas profesi yang kuat bagi para pelaku ekonomi kreatif di Kota Patriot.
Di luar perannya sebagai pengurus GEKRAFS, rekam jejak David Saragih sebagai seorang konten kreator profesional dan pelatih konten bersertifikat menjadikannya figur yang sangat tepat untuk mengawal program ini. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor adalah kunci utama untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) fotografi yang tidak hanya kreatif, tetapi juga kompeten, profesional, dan memiliki sertifikasi yang diakui secara nasional.
Hilirisasi Lewat Nusa Kreator: “Satu Nusantara, Sejuta Kreator”
Kepedulian David terhadap ekosistem kreator tidak berhenti pada urusan regulasi dan pelatihan daerah saja. Visinya untuk memberdayakan talenta lokal kini diwujudkan nyata melalui Nusa Kreator, sebuah platform marketplace inovatif yang mempertemukan para kreator berkualitas dengan berbagai jenama (brand) ternama. Sebagai Co-Founder, David membawa semangat besar yang dirangkum lewat tagline andalannya: “Satu Nusantara, Sejuta Kreator”.
Kehadiran platform seperti Nusa Kreator dinilai menjadi bentuk hilirisasi yang sempurna bagi program Disparbud Kota Bekasi. Setelah para fotografer lokal mengantongi sertifikasi BNSP dan pengakuan legalitas profesi, mereka kini memiliki ekosistem dan wadah digital yang jelas untuk memasarkan karya, terhubung langsung dengan brand besar, serta mendongkrak kesejahteraan finansial di industri digital.
Langkah konkret yang diinisiasi oleh Disparbud Kota Bekasi bersama GEKRAFS dan berbagai asosiasi ini membuktikan satu hal: masa depan ekonomi kreatif tidak bisa dibangun sendirian. Diperlukan kolaborasi erat antara pemerintah, lembaga sertifikasi, dan praktisi industri—sebuah fondasi kuat yang kini tengah bertumbuh pesat di Kota Bekasi.








