Y2F.Media — Mengawali tahun baru dengan semangat kolektif, berbagai paguyuban dan komunitas di Kabupaten Biak Numfor melakukan aksi bersih-bersih lingkungan secara massal. Kegiatan yang dipusatkan di sejumlah titik keramaian dan area publik ini menjadi respon cepat terhadap tumpukan sampah sisa perayaan malam pergantian tahun yang sempat menghiasi sudut-sudut kota.
Aksi yang dimulai sejak pagi hari ini melibatkan ratusan sukarelawan dari berbagai latar belakang. Tanpa sekat suku maupun organisasi, para peserta menyisir jalan-jalan protokol, area taman, hingga kawasan pesisir pantai untuk mengumpulkan sampah plastik, sisa kembang api, dan limbah rumah tangga lainnya.
Inisiatif ini muncul secara spontan sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap keasrian lingkungan tempat tinggal mereka. Pantauan di lapangan menunjukkan para anggota paguyuban membawa peralatan kebersihan secara mandiri, berkoordinasi dengan dinas terkait untuk pengangkutan akhir sampah ke tempat pembuangan. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa menjaga kebersihan kota bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, melainkan hasil sinergi seluruh elemen warga.
Wajah Kota Biak yang sempat tampak semrawut setelah pesta kembang api semalam, kini perlahan kembali bersih berkat gerak cepat komunitas-komunitas tersebut. Area-area yang biasanya menjadi pusat berkumpulnya warga terlihat mulai rapi kembali, memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang masih menikmati libur awal tahun.
Pihak penyelenggara aksi menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan rutinitas yang ingin terus dipertahankan setiap tahunnya. Selain untuk menjaga kebersihan fisik kota, gerakan ini juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat umum agar lebih bertanggung jawab terhadap sampah yang mereka hasilkan, terutama saat menghadiri acara keramaian. Kesadaran lingkungan yang tumbuh secara organik di kalangan komunitas ini menjadi bukti kuatnya solidaritas warga Biak dalam menjaga kenyamanan ruang publik bersama di hari pertama tahun 2026.








