KOTA BEKASI — Image Kota Bekasi sebagai kota industri berudara panas dan dipenuhi polusi kini siap ditransformasikan secara masif. Menyambut Peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (HEKRAFNAS) 2026 dan lahirnya Perpres Nomor 37 Tahun 2026 tentang Rencana Induk Ekonomi Kreatif (RINDEKRAF 2026-2045), Pemerintah Kota Bekasi berkolaborasi dengan GEKRAFS Kota Bekasi menggelar rangkaian bimbingan teknis (Bimtek) 21 subsektor ekraf secara gratis bagi warga Kota Bekasi.

Mengubah Citra Kota lewat Talenta Digital
Selama bertahun-tahun, Bekasi kerap dipandang sebatas kawasan manufaktur dan pemukiman penyangga ibu kota. Padahal di bawah permukaan, Kota Patriot menyimpan potensi ribuan pemuda kreatif, konten kreator, dan pelaku UMKM yang terus bertumbuh.
Peluang besar ini ditangkap secara agresif melalui penyelarasan visi Asta Cita Presiden dan target RPJMN 2025-2029 untuk menjadikan ekonomi kreatif sebagai “The New Engine of Growth” atau mesin baru pertumbuhan ekonomi yang lahir langsung dari daerah.
Menjawab ‘The Teleprompter Trap’ dan Ketidakpercayaan Diri di Depan Kamera
Dalam rapat koordinasi di Gedung Creative Center Kota Bekasi, Wakil Ketua GEKRAFS Kota Bekasi yang juga aktor profesional nasional, David Saragih, S.Kom., C.PCC., menyoroti kendala utama yang dialami aparatur daerah dan UMKM lokal.
“Tantangan terbesar kita saat ini bukan lagi ketiadaan produk, melainkan masalah komunikasi digital. Banyak staf instansi dan pelaku usaha yang mengalami ketidakpercayaan diri atau kecanggungan saat berada di depan kamera media sosial,” ungkap David.
Fenomena ini dikenal sebagai “The Teleprompter Trap”—yakni pembacaan narasi formal yang terdengar kaku, dingin, dan seperti membaca undang-undang. Akibatnya, pesan publik tidak sampai ke masyarakat dan instansi kerap terpaksa bergantung pada agensi promosi luar yang mahal.
Untuk menjawabnya, GEKRAFS membawa metodologi “The Unfair Advantage”—menggabungkan psikologi seni peran keaktoran (The Art) untuk membongkar kecanggungan kamera, dengan sains digital branding (The Science) berbasis metrik data dan formulasi naskah 3-Second Hook yang ramah algoritma. Pendekatan ini terbukti mampu menghemat belanja anggaran agensi luar hingga >60%.
Aksi Nyata Hexahelix: 4 Rangkaian Pelatihan Gratis
Atas arahan Pj Walikota Bekasi melalui perwakilannya (Mbak Sara), pendaftaran pelatihan ini dibuka secara transparan bagi masyarakat umum pemilik KTP Kota Bekasi usia 17 tahun ke atas. Seluruh rangkaian pelatihan diselenggarakan secara gratis di Gedung Creative Center Kota Bekasi (Lapangan Multiguna):
| Jenis Pelatihan | Jadwal Pelaksanaan | Fokus & Mitra Kolaborasi |
| Digital Printing | 19-20 Oktober 2026 | Subsektor Kriya/Fashion & Penerbitan bersama Brand Lokal Kalma Indonesia |
| Content Creator | 21-22 Oktober 2026 | Kolaborasi KemenEkraf RI & GEKRAFS (Narasumber Utama: David Saragih) |
| Podcast Production | 26-27 Oktober 2026 | Kolaborasi Diskominfo Kota Bekasi & Kampus STIAMI |
| Digital Public Speaking | 29-30 Oktober 2026 | Kolaborasi TP PKK, Dekranasda, & Praktisi Akademis STIAMI |
Gerakan Mandiri Tanpa Beban APBD
Guna memastikan keberlanjutan ekosistem, GEKRAFS Kota Bekasi juga menawarkan inisiatif Monthly Creative Event yang tidak membebani APBD daerah. Pemkot Bekasi cukup memfasilitasi perizinan dan aksesibilitas tempat, sementara penggalangan dana digarap secara profesional menggandeng sektor swasta, B2B, perbankan seperti Bank BJB untuk akses pemodalan usaha, serta BPJS Ketenagakerjaan untuk perlindungan jaminan kerja bagi para pelaku ekonomi kreatif.
Melalui sinergi Hexahelix yang solid antara pemerintah, komunitas, perguruan tinggi, media, dan dunia usaha, Kota Bekasi bersiap menyongsong puncak peringatan HEKRAFNAS pada 24 Oktober 2026 mendatang sebagai tonggak kebangkitan kota kreatif digital di Indonesia.
INFORMASI PRESS RELEASE & PENDAFTARAN
- Penyelenggara: Pemkot Bekasi & GEKRAFS Kota Bekasi
- Narahubung: David Saragih (+62 812-9356-7704)
- Instagram: @davidsaragih








